13 Hal Penting dari Masjid Hagia Sophia yang Mesti Diketahui

0

Konversi Hagia Sofia menjadi fungsi awalnya yaitu Masjid memancing perhatian dunia. Umat Islam seluruh dunia bergembira dan meyakini ini sebagai salah satu kebangkitan Islam. Disisi lain, ada juga yang menentang.

Hagia Sofia yang dalam aksen Turki di tulis Ayasofya bermakna “kebijaksanaan suci,” adalah sebuah monumen kubah awalnya dibangun sebagai sebuah katedral di Konstantinopel (sekarang Istanbul, Turki) pada abad keenam Ini berisi dua lantai berpusat pada nave raksasa yang memiliki langit-langit kubah yang besar, bersama dengan kubah kecil, menjulang di atas.

Berikut beberapa fakta tentang Hagia Sofia yang penting untuk diketahui.

1. Bangunan Sudah Berusia 1500 tahun

Bangunan Hagia Sophia sudah berumur lebih dari 1550 tahun. Dibangun di masa Kaisar Bizantyum Constantine I pada tanggal 15 Februari 360 Masehi sebagai simbol beralihnya peribadatan Kerajaan Romawi dari bermula penganut Politheisme ke Kristen Ortodok.

Saat direstorasi ulang setelah peristiwa kebakaran, Hagia Sophia dibangun dengan dikomandoi arsitek seniman Insinyur Byzantium Miletus İsidor dan ahli matematika Tralles anthemius  tahun 532-537 dan menganggapnya sebagai bangunan terbesar di dunia saat itu.

Total bangunan ini saat itu dibangun selama 5 tahun 10 bulan.

2. Gereja Ortodoks – Gereja Katolik – Masjid – Museum – Masjid

Gereja jatuh ke tangan tentara salib pimpinan Roma pada tahun 1204 kemudian diubah menjadi Gereja Katolik hingga tahun 1261. Ketika Bizantium kembali mendominasi Konstantinopel, ia berubah lagi menjadi gereja Krieten Ortodok. Hingga kemudian kaum Muslim dipimpin Muhammad Al Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453.

Saat Kekhalifahan Turki Utsmani runtuh, atas desakan Barat bangunan ini dijadikan Museum. Kini bangunan bersejarah ini kembali menjadi Masjid.

3. Beberapa kali hancur

Bangunan Gereja yang awalnya terbuat dari kayu pernah beberapa kali hancur. Di antaranya terbakar saat pemberontakan tahun 404 M. Kemudian mengalami perbaikan besar untuk pertama kalinya pada waktu itu, dengan bentuk seperti sekarang antara 532-537 setelah pekerjaan konstruksi di bawah perintah Kaisar Bizantium Justinyan I.

Ukiran menggambarkan kepanikan dalam gempa bumi abad ke-16 di Istanbul.

Pernah juga terjadi beberapa kali gempa di Istambul salah satunya terjadi tahun 1509 yang dijuluki “Kiamat Sugra” waktu itu. Perang Salib juga pernah meninggalkan kerusakan terparah bangunan ini. Sejak berdirinya Istanbul, beberapa di antaranya telah diguncang oleh lebih dari 550 gempa bumi, beberapa di antaranya telah menyebabkan kehancuran besar.

4. Pertama Kali dijadikan Masjid

Sudah menjadi sebuah konvesi yang umum saat itu bahwa ketika sebuah kota ditaklukan, maka bangunan utama peribadatan akan disesuaikan dengan agama penakluk. Saat pertama bangunan ini dipakai untuk peribadatan Kristen Ortodok. Saat Katolik Roma berkuasa ia menjadi Gereja Katolik. Dan saat Konstantinopel ditaklukan Oleh Muhammad Al Fatih Hagia Sophia menjadi tempat peribadatan umat Islam.

Sultan Muhammad Fatih, yang melakukan sholat Jumat pertamanya di Istanbul pada 1 Juni 1453, mengumumkan bahwa Hagia Sophia akan berfungsi sebagai masjid di bawah pemerintahan Utsmani. 

Dan saat ini setelah 85 tahun berfungsi sebagai Museum, akan kembali dipergunakan sebagai tempat sholat. Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan secara resmi sholat pertama akan diadakan di Hagia Sophia pada 24 Juli.

5. Dibeli dengan Uang Pribadi Muhammad Al Fatih

Keputusan Dewan Negara yang membatalkan keputusan Dewan Menteri dipimpin oleh Kemal Attaturk yang menjadikan Hagia Sophia menjadi museum berdasarkan sebuah bukti bahwa kepemilikan lahan itu adalah atas nama Yayasan Al Fatih, dan dipergunakan untuk masjid dan kegiatan Islam seperti madrasah.

Erdogan dalam beberapa kesempatan menyaakan bahwa mengambalikan Hagia Sophia menjadi masjid adalah amanah dari pemilik bangunan ini yang harus dilaksanakan.

6. Bangunan Asli Tanpa Menara

Bangunan Hagia Sophia awalnya tidak memiliki menara. Menara dibangun di saat pemerintahan Turki Utsmani.

Menara pertama dibangun pada 1481. Menara lain didirikan pada masa pemerintahan Sultan Bayezid II, yang melewati tahta setelah Fatih Sultan Mehmet.

Apa yang telah berubah di era Republik?
Hagia Sophia tahun 1931

Menara pertama, yang roboh pada gempa bumi besar Istanbul pada tahun 1509, dihancurkan dan sebuah menara batu bata dibangun sebagai gantinya. Dua menara lainnya dibangun selama pekerjaan rekonstruksi oleh Mimar Sinan pada masa pemerintahan Sultan Selim II. Karena alasan ini, 4 menara Hagia Sophia yang dibangun pada waktu yang berbeda berbeda satu sama lain.

7. Mosaik Bunda Maryam Masih ada Saat Hagia Sophia Menjadi Masjid

Saat dijadikan masjid, beberapa simbol agama Kristen seperti lonceng dan Salib diturunkan. Dan beberapa mosaik ditutup. Kemudian dibuat mimbar dan tempat sholat. Pada 1739, sebuah madrasah, perpustakaan, dan dapur umum ditambahkan ke masjid.

Namun semua peninggalan kristen tersebut tidak dihancurkan melainkan hanya ditutupi dan diturunkan. Demikian kebijaksanaan yang dilakukan Muhammad Al Fatih saat sudah menguasai Konstantinopel. Jika tidak demikian, maka dunia tidak akan melihat peninggalan bangunan bersejarah yang monumental ini.

Jadi bagaimana sejarah Hagia Sophia dan kapan itu dibangun?
Mozaik yang diyakini sebagai Bunda Maryam

Menurut Dr. Jenghis Tomar (sejarawan Turki), ada dua dokumen yang menunjukkan alasan mengapa potret di Hagia Sophia tidak diukir, tetapi ditutupi dengan sangat lembut dan teliti, yaitu untuk menghormati agama Kristen dan karya para seniman. Yang kedua, ketika Sultan Abdulmecid memperbaiki Hagia Sophia di Fosatti, dia merekonstruksi penggambaran di dalam masjid, tetapi dia tidak menutupi mosaik Maria di gerbang utara di luar masjid.

8. Tanda Tangan Kemal Attaturk Berbeda disurat Keputusan

Saat Attaturk berkuasa tahun 1923, pada tahun 1931 bangunan ini ditutup. Saat itu beberapa mosaik yang ditutupi kembali dibuka. Pada tahun 1934 dengan keputusan Dewan Menteri yang ditandatangani Kemal Pasha Attaturk, Hagia Sophia berubah menjadi Museum.

Keputusan Dewan Menteri tanggal 24 November 1934, bertanda tangan Mustafa Kemal dan menyetujui Hagia Sophia untuk dikonversi menjadi museum (kanan). Dalam dokumen lain yang dia tandatangani pada 22 November, tanda tangannya berbeda

Namun yang menjadi perdebatan yaitu tandatangan Kemal Pasha adalah berbeda di surat keputusan itu.

9. Tempat Berlindung Saat Penaklukan Istambul

Sebagaimana adab perang umat Islam, mereka tidak akan menghancurkan tempat-tempat ibadah agama lain, bahkan orang-orang yang berlindung di dalam gereja ini akan aman.

Demikianlah yang terjadi saat itu, saat penaklukan oelh Muhammad Al Fatih, para pendeta dan biarawan tidak diganggu dan masih beraktifitas di gereja. Mereka melayani orang-orang yang mencari perlindungan di dalam gereja.

10. Ada 43 Makam Di Hagia Sophia

DI Hagia Sophia ternyata ada komplek pemakaman yang merupakan tempat dimakamkannya orang-orang berpengaruh di masa Turki Utsmani. Diantaranya adalah makam Sultan Mustafa dan Sultan Ibrahim

11. Dibuka dengan membacakan Surat Al Fath

Dewan Negara memutuskan untuk membatalkan keputusan Dewan Menteri tanggal 1934 dan membuka jalan bagi Hagia Sophia untuk diubah menjadi masjid. Segera setelah keputusan itu, Presiden Erdogan menandatangani Keputusan Presiden untuk pengalihan Hagia Sophia ke Kepresidenan Urusan Agama dan membukanya untuk kembali dijadikan masjid.

Debat dihidupkan kembali dengan Surat al-Fatah

Sebagai simbolisasi, masjid ini kembali dibuka dengan membacakan surat Al Fath (artinya kemenangan atau membuka) yang menandakan kemenangan telah diraih dan membuka bangunan ini kembali sebagai masjid.

12. Diprotes Oleh Paus dan Negara Yunani

Pengembalian fungsi Hagia Sophia menjadi masjid memancing kontroversi. Banyak dukungan dari dunia uar khususnya kaum muslim, namun mengundang juga kritik dan kesedihan bagi orang lain seperti Paus Francis dan Persekutuan Gereja Rusia bahkan negara Yunani ikut tidak menyetujui perubahan itu.

Paus Francis
Paus Francis, pemimpin agama kristen pertama yang menolak Hagia Sophia menjadi masjid

Dari situs BBC dikabarkan bahwa Paus Francis membatasi diri pada beberapa kata tentang masalah ini: “Pikiranku pergi ke Istanbul. Aku memikirkan Santa Sophia dan aku sangat sedih.”

Dewan Gereja-Gereja Sedunia telah meminta Presiden Erdogan untuk membalikkan keputusan itu. Gereja di Rusia, rumah bagi komunitas Kristen Ortodoks terbesar di dunia, segera menyatakan penyesalannya bahwa pengadilan Turki tidak mempertimbangkannya ketika memerintah Hagia Sophia.

Yunani, dalam hal ini diwakilik seorang mentrinya, Makis Voridis, memrotes keras hal itu dan mengancam mengubah Museum Attaturk di Yunani menjadi Museum Genosida Hellenisme.

13. Dukungan dari Dunia Islam.

Namun dukungan dari dunia Islam sangat luas. Diantaranya Asosiasi Cendekiawan Muslim: Sekretaris Jenderal Asosiasi Cendekiawan Muslim Dunia Ali Muhyiddin al-Montenegro berkata tentang pembukaan Hagia Sophia sebagai masjid “Fatih Sultan Mehmet, Hagia Sophia dibeli dengan uangnya sendiri dan dikhususkan. Membuka ibadah di masjid Hagia Sophia, dengan tujuan khusus dan asli adalah kembalinya “.

Sedang negara Malaysia melalui Ketua Dewan Penasehat Islam Malaysia (MAP I) Malaysia Mohd Azmi dalam pernyataan tertulisnya, “Masjid Turki Hagia Sophia yang berbelok ke kanan (kembali menjadi masjid), tidak boleh dipertanyakan oleh negara asing,” katanya.

Sedang ungkapan rasa bangga disampaikan oleh Gerakan Hamas di Palestina “Membuka Hagia Sophia untuk beribadah adalah langkah yang akan dibanggakan oleh semua Muslim,” kata Rafet Murra, Presiden Kantor Pers Internasional Hamas. (berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here