Baim, Artis Cilik yang Imut, Sekarang Santri Tahfizh Quran

0
Foto: surtkabar.id

Di bulan Ramadhan ini, salah satu stasiun televisi swasta memutar ulang salah satu sinetron lawas dengan peran utama seorang anak kecil yang sangat lucu, Baim. Lama tidak terdengar kemana sekarang figur yang digadang-gadang pernah menjadi artis terlaris itu?

Disaat banyak orangtua yang terkesan mengeksploitasi anaknya agar masuk dunia keartisan, Baim Cilik, artis sinetron terkenal justru sebaliknya.

Di tengah puncak ketenarannya, Baim Cilik malah “hilang” dari hingar-bingar dunia keartisan. Dan bahkan bukan cuma hilang dari keartisan yang hampir identik dengan gaya hidup hedonisme dan kemewahan, dia malah menekuni aktifitas yang jauh dari itu: menjadi santri tahfizh al Quran.

Artis Cilik dengan Bayaran Paling Mahal

fakta baim cilik
Transformasi Baim Cilik

Baim, yang bernama asli Ibrahim Khalil Alkatiri, memulai debutnya di layar kaca saat usianya belum genap 4 tahun dan bermain dalam sebuah sinetron pada tahun 2009.

Pada tahun 2011, Baim berada di puncak kariernya. Bahkan, Baim disebut sebagai artis cilik termahal pada masa itu. Honor main sinetron Baim kala itu mencapai Rp 15 juta per episode.

Sejak saat itu namanya sontak menjadi idola dan pembicaraan para penikmat sinetron, terutama kalangan anak-anak dan ibu-ibu.

Namun saat usianya memasuki 10 tahun, tiba-tiba dia tidak aktif lagi mengisi peran-peran dalam layar kaca.

Menjadi Santri

Saat lulus SD, orangtua Baim mengirim putra tersayangnya ini ke sebuah pesantren di Solo, namun hanya berlangsung 2 tahun, yaitu saat kelas 1 dan kelas 2, dikarenakan ketidakbetahan karena Baim merasa jauh dari ibunya. Saat ia nyantri di Solo, ibunya tinggal di kampungnya di Malang.

Saat masuk kelas 3 Baim meminta pindah ke pesantren yang tidak jauh dari kediaman ibunya.

“Di sana kan terlalu jauh, jauh dari keluarga, udah 2 tahun diselesaiin, aku minta pindah. Jadi akhirnya pindah ke sini. Di sini baru jalan 6 bulan,” ucap Baim.

Dalam video yang diunggah channel Youtube SCTV, saat berada di pondok, terlihat Baim dan teman-teman sedang mengaji bersama. Baim dan teman-temannya membaca dan menghafal ayat suci Al Qur’an.

Pengasuh pondok pesantren tempat Baim belajar, Ustadz M. Zuaib, menceritakan tentang sosok Baim saat ini.

“Baim ini orangnya baik, tawadhu, tawadhu dalam artian anaknya itu rendah hati. Ya lumayan rajin,” ucap Ustadz M. Zuaib.

Tinggal di Gang Kecil

SCTV juga memberitakan bahwa keluarga Baim tinggal di rumah sederhana di sebuah gang kecil di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Sepertinya kehidupan yang sederhana ini yang membuat Baim dikenal tawadhu di pesantrennya. Tidak membanggakan diri bahwa dia pernah terkenal.

Kini, Baim telah tumbuh menjadi seorang remaja yang santun dan pemalu. Ibunda Baim, Sakina pun mengungkapkan sosok Baim yang sekarang.

Kalau sekarang pemalu tapi sopan, kalau dulu dia sama orang enggak malu tapi enggak sopan, kalau di mintai foto marah-marah, kalau sekarang dia udah enggak,” ujar Sakina.

Nizam, Teman bermainnya dalam Sinetron juga ingin mendalami agama

Nizam. ©2020 Merdeka.com/Instagram @nizamhasan342

Dalam sinetron Buku Harian Baim tahun 2009, ada pemeran anak lain yang menjadi teman main Baim yang tidak kalah lucu dan imut, yaitu Nizam Hasan. Kini ia sudah tidak lagi bermain di sinetron bahkan hampir tidak terlihat di layar kaca.

Sedikit berbeda dengan Baim, Nizam tidak meninggalkan dunia selebritasnya secara total, ia kini aktif menjadi konten artis di Youtube dan Instagram, bahkan ia pernah berkolaborasi dengan Atha Halilintar, maestro Youtuber Indonesia.

Nizam Hasan teman Baim cilik di Buku Harian Baim. (Instagram @nizamhasan342)

Walaudemikian, Nizam juga mempunyai keinginan kuat untuk mendalami agama. Hal ini bisa dilihat dari kesehariannya yang sering mengaji dan juga mempunyai akhlak yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here