Merinding! Azan Pertama setelah 85 Tahun di Hagia Sophia

0

Lantunan suara muazin dalam azan bergema di sisi tengara Istanbul di bangunan yang dibangun abad keenam, Hagia Sophia untuk pertama kalinya dalam 85 tahun pada tanggal 1 Juli beberapa waktu lalu

Bangunan di distrik bersejarah Sultan Ahmet mensyiarkan azan dari menara-menaranya di malam yang disebut Night of Power, 1 Juli, menandai kembali dijadikannya banguna ini sebagai masjid.

Peristiwa bersejarah ini kemungkinan akan menyalakan kembali kontroversi atas penggunaan bangunan, yang ditetapkan sebagai museum pada tahun 1935 di bawah Mustafa Kemal Atatürk, pendiri Republik Turki modern yang akan disuarakan pendukung “pendiri Turki modern” ini. 

Azan sebenarnya sudah dilantunkan di bangunan itu dalam 4 tahun terakhir ini tetapi muazin hanya mengumandangkannya hanya di ruang sholat di halaman museum ini bukan di dalam bangunan utama.      

Hagia Sophia dibangun sebagai basilika Kristen Ortodoks pada masa pemerintahan Kaisar Bizantium Justinian I pada tahun 537, struktur kubah yang terkenal, yang dikenal sebagai Ayasofya di Turki, diubah menjadi masjid setelah penaklukan Sultan Mehmet II atas kota pada tahun 1453.      

Mimpi Erdogan

Dalam beberapa tahun terakhir telah ada seruan untuk mengembalikan bangunan itu ke peribadatan umat Islam. Dan ini pun telah lama menjadi keinginan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Ia dalam banyak kesempatan telah secara terbuka menyatakan keinginanya untuk mengubah Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Deklarasi Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat dibuat setelah pengadilan tinggi Turki  menanggalkan status museum situs Bizantium abad ke-6, membuka jalan bagi Erdogan untuk kembali mengonversi bangunan itu menjadi masjid.

Pengadilan membatalkan keputusan dewan menteri tahun 1934 untuk mengubah bangunan menjadi museum dan mengatakan Hagia Sophia terdaftar sebagai masjid dalam perbuatan propertinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here