Ternyata Mumi Ramses II Harus Memiliki Passport!

0
Ini tubuh Ramses

Tahu Ramses II? Dia termasuk salah satu Firaun yang tersukses di Mesir. Dia tercatat salah satu yang terlama dalam memerintah di Mesir. Diyakini telah memerintah dari tahun 1279 – 1213 SM. Dia adalah putra dari Seti I, pemerintahannya berlangsung 66 tahun.

Dia hidup sampai sekitar 90, hidup lebih lama dari beberapa istri dan anak-anaknya. Setelah kematiannya, ia dimakamkan di lembah Raja-Raja – VK 7, tetapi karena takut akan penjarah kuburan, muminya dipindahkan beberapa kali dan berakhir di sebuah makam imam besar, tertutup dalam peti kayu.

Dia juga salah satu Firaun yang banyak memiliki peninggalan sejarah yang tersimpan di museum. Mulai dari peninggalan saat dia masih anak-anak hingga menjadi muminya.

Dan ini bagian yang serunya …

Berabad-abad setelah penemuannya, negara Mesir telah “mengemas” mumi dan memajangnya, tetapi pada tahun 1975 seorang dokter Prancis menemukan bahwa mumi itu berada dalam kondisi yang buruk sebagai akibat dari kelembaban tempat ia disimpan yang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan bakteri dan jamur. Kemudian, presiden Prancis memutuskan untuk membujuk mitranya dari Mesir untuk menerbangkan mumi ke Prancis untuk restorasi.

Pada tahun 1976, karena undang-undang Prancis yang ada yang mengharuskan setiap orang (mati atau hidup) untuk memiliki paspor sebelum masuk ke Prancis dan karena hal yang sama berlaku untuk Mesir – juga sebagai alasan tambahan untuk mengajukan klaim hukum kepada mumi dan memastikan pengembalian yang aman ke Mesir (Eropa memiliki sejarah tidak menghormati artefak sejarah Afrika), setelah lebih dari 3000 tahun sejak kematian Ramesses, maka Mesir mengeluarkan paspor untuk memungkinkan muminya meninggalkan Mesir ke Perancis, untuk restorasi. Bagian “Pekerjaan” dari paspor Ramses II yaitu “Raja (almarhum)“.

Di bandara Paris – Le Bourget, mumi Raja Ramses diterima dengan prosesi militer dengan upacara militer penuh.

Ini secara praktis membuat Ramses II menjadi Firaun Mesir pertama dan satu-satunya yang memegang paspor Mesir dan menerima prosesi militer penuh di Prancis – dan terbang dengan pesawat terbang!

Dia kemudian berhasil dipulihkan dan kembali ke Mesir untuk dipamerkan di museum Mesir di Kairo. Aya-aya wae!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here