Tidak ada ular di Irlandia. Koq bisa?!

0

Sebagian besar orang takut dengan ular. Jika Anda termasuk di barisan itu, maka mungkin Irlandia tempat yang cocok buat Anda, karena tidak ada ular di sana.

Legenda mengatakan bahwa, pada abad kelima Masehi, saat mengenalkan kristen ke negeri itu, St. Patrick memusnahkan ular-ular Irlandia dengan mengusir mereka ke laut. Dia tampaknya telah melakukan pekerjaan menyeluruh, karena Irlandia bebas dari ular asli hingga hari ini. Untuk memperkuat usahanya itu St. Patrick “tirakat” dengan puasa 40 hari. Demikian legenda di Irlandia.

Namun sayang sekali legenda itu tidak benar.

Jadi, jika ular dapat ditemukan hampir di tempat lain di dunia, dari Australia hingga Lingkaran Arktik, apa yang membuat Irlandia begitu istimewa?

Pada tahun 2014, National Geographic mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dengan tidak adanya ular di Irlandia.

Ular tidak pernah datang ke Irlandia

Yang benar adalah bahwa memang tidak pernah ada ular di Irlandia!

Tidak ada tanda-tanda ular dalam catatan fosil Irlandia. Faktanya, kemungkinan selama ribuan tahun tidak ada ular di Irlandia atau Inggris, meskipun Inggris akhirnya mendapatkan tiga spesies ular: Ular Rumput, Ular Adder dan Ular Halus (Smooth Snake).

Jadi, bagaimana itu bisa terjadi?

Selama Zaman Es, Irlandia dan Inggris terlalu dingin untuk menjadi habitat yang cocok untuk reptil berdarah dingin seperti ular. Tapi kemudian, 10.000 tahun yang lalu, ketika gletser bergerak dan membuat sedikit daratan muncul sebagai jembatan yang menghubungkan Eropa, Inggris dan Irlandia, memungkinkan untuk hewan dari eropa melakukan migrasi. Hewan yang berhasil masuk ke Irlandia selama periode waktu ini termasuk beruang coklat, lynx dan babi hutan.

Namun gletser yang menghubungkan Inggris dan Irlandia lebih dulu mencair dan membentuk selat sejauh 50 mil. Jadi hewan dari Eropa hanya punya lebih banyak waktu untuk “berwisata” ke Inggris, dan bahkan itupun hanya tiga spesies ular yang berhasil membuat kolonii di Inggris. 

Dan tidak satu pun dari ketiganya yang merasa terdorong untuk terus bergerak ke barat menuju Irlandia dan terbukti tidak ada bukti untuk ular dalam catatan fosil Irlandia.

Mungkin ada yang berfikir bahwa bisa saja ular laut di perairan Irlandia, tapi sayangnya perkiraan itu salah karena ular laut hanya hidup di lautan tropis.

Tidak hanya Irlandia yang tidak memiliki ular

Irlandia bukan satu-satunya tempat di dunia tanpa ular – tidak ada spesies ular asli yang ditemukan di Islandia, Greenland, Hawaii, Selandia Baru, beberapa bagian Kanada, Rusia utara, atau, tidak mengejutkan, Antartika.

Hmmm mungkin St. Patrick sempat mampir ke pulau-pulau itu.

Membasmi Ular secara permanen sepertinya mustahil

Di Guam, pernah suatu ketika populasinya sangat banyak sehingga mematikan populasi burung asli negeri itu. Dan pemerintah pun membuat rencana untuk memusnahka ular-ular itu dengan memberi umpan tikus beracun.

Pada Desember 2013, untuk keempat kalinya, USDA membuang tikus mati dari helikopter ke Guam. Tikus-tikus itu dicampur dengan acetaminophen dosis tinggi (bahan utama dalam Tylenol) dengan harapan akan membunuh seekor ular yang memakannya. Airdrops sepertinya telah berhasil, banyak ular mati. Tapi ternyata itu hanya sementara dan ular-ular itu masih ada hingga sekarang.

Sepertinya Guam membutuhkan jasa St. Patrick.

Ular Peliharaan diperbolehkan di Irlandia

Irlandia mungkin berusaha tidak memutuskan salah satu mata rantai makanan alami yang ada. Ular adalah predator alami bagi tikus. Maka pemerintah membolehkan untuk membawa ular peliharaan untuk dipelihara dari negara lain.

Menariknya, memiliki ular eksotis menjadi semacam simbol status di Irlandia. Memiliki peliharaan ular adalah keren! Karena biaya memelihara ular tidak murah, dan hanya orang-orang kaya yang mampu. Tetapi ketika ekonomi Irlandia runtuh sekira tahun 2008, banyak ular akhirnya ditinggalkan karena biaya perawatan yang tinggi.

Bahkan ular-ular peliharaan itu dilepas ke alam liar. Namun hingga saat ini tampaknya belum ditemukan suatu koloni ular liar yang mencolok.

Sebenarnya orang Irlandia benci ular

Pada peringatan Hari St. Patrick tahun 2013, New York Times melaporkan fenomena itu dan berbicara dengan Kevin Cunningham, pendiri Cagar Alam Hewan Eksotis Nasional, yang memelihara banyak ular yang ditinggalkan.

Dia mengatakan bahwa dia percaya orang Irlandia memiliki rasa takut bawaan pada ular .

Dia menambahkan: “Kami memiliki bawaan yang dalam di dalam diri kami bahwa mereka (ular-ular itu) adalah jahat dan iblis yang menggoda Hawa dan diusir keluar dari Irlandia. Dan mereka membawa nasib buruk”

“Baru-baru ini seorang pemilik ular Six-foot harus kehilangan pekerjaannya dan kehilangan rumah dan terpaksa harus tinggal bersama orang tuanya.

Kesimpulan

“Tidak pernah ada sesuatu tentang ular di Irlandia. Dan tidak juga dibuang oleh St. Patrick,” kata Nigel Monaghan, penjaga sejarah alam di Museum Nasional Irlandia di Dublin, mengatakan kepada National Geographic.

Atau, seperti dikatakan Mark Ryan, direktur Louisiana Poison Center di Louisiana State University Health Sciences Center, kepada majalah itu , “Tidak ada ular di Irlandia karena alasan sederhana mereka tidak bisa sampai di sana karena iklim tidak menguntungkan bagi mereka ada di sana.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here