Unik!! Kursi di Restoran ini Selalu Terisi Penuh tapi Tidak Melanggar Social Distancing

0

Strategi unik diterapkan pengusaha restoran dalam menerapkan Social distancing di restorannya, alih-alih memberi jarak antar kursi, restoran ini menempatkan pengunjung “unik” di kursi-kursi restorannya.

Beberapa minggu terakhir, di Amerika terjadi beberapa demontrasi menuntut dibukanya kembali penguncian kota. Hal ini membuat jalanan dan tempat-tempat usaha kembali ramai dipadati warga. Namun hal ini pun memancing kekhawatiran besar akan semakin luasnya penyebaran virus corona di Amerika.

Menyiasati itu, sebuah restoran bintang tiga Michelin bernama Inn at Little Washington di Virginia, sekitar 90 menit dari Washington DC, telah menempatkan manekin yang mengenakan pakaian dengan gaya tahun 1940-an untuk “menambahkan sentuhan imajinasi” dan membantu menjaga jarak sosial ketika pelanggan kembali mengunjungi restorannya.

Ketika kami perlu memecahkan masalah jarak sosial dan mengurangi tingkat hunian restoran kami hingga setengahnya, solusinya tampak jelas – mengisinya dengan boneka-boneka berdandan yang menarik,” kata chef dan pemilik Patrick O`Connell dalam sebuah pernyataan. “Ini akan memungkinkan banyak ruang antara tamu sungguhan dan memperoleh beberapa senyuman dan menyediakan beberapa spot foto yang menyenangkan.”

Pembatasan bisnis akan dilonggarkan di beberapa bagian negara bagian pada hari Jumat tetapi mereka hanya akan diizinkan untuk melayani pelanggan yang makan malam di ruang terbuka. Restoran dapat mulai bersantap di dalam ruangan pada akhir bulan.

“Kita semua berhasrat untuk berkumpul dan melihat orang lain sekarang,” tambah O’Connell. “Mereka tidak semua harus menjadi orang sungguhan.”

Restoran lain bernama “Open Hearth” di negara bagian South Carolina menggunakan boneka tiup yang mengenakan pakaian asli dan mengenakan wig juga untuk menegakkan pedoman jarak sosial negara bagian, menurut sebuah laporan.

Ini adalah konsep yang tidak menakutkan bagi orang-orang dan memberi mereka sesuatu yang ringan untuk dipikirkan daripada memikirkan virus di mana-mana,” kata pemilik restoran Paula Starr Melehes.

Sebuah laporan video menunjukkan boneka yang menyerupai pria dan wanita ‘duduk’ di setiap meja lainnya untuk menjaga jarak antara pelanggan.

Ketika berbagai negara bagian di AS mulai mengurangi langkah-langkah pengetatan, angka kematian dan jumlah infeksi coronavirus terus meningkat. AS sejauh ini mengkonfirmasi lebih dari 1,4 juta kasus, lebih dari 85.000 kematian dan 246.414 pemulihan.

Ide unik, tapi jika kita sebagai pengunjung hadir sendirian dan makan di sana ditemani boneka pada malam hari … ngeri-ngeri sedap juga 😁.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here